Unsur Kimia

UNSUR KIMIA

Unsur adalah semua bahan yang menyusun semua materi dan tidak dapat di uraikan menjadi zat yang lebih sederhana melalui proses kimia biasa. Saat ini terdapat 118 unsur kimia yang di ketahui, 20%nya tidak terdapat di alam (hanya dalam jumlah sedikit). Dari unsur-unsur yang diketahui, 11 (hidrogen, nitrogen , oksigen , fluor , klorin , dan enam gas mulia) berbentuk gas dalam kondisi biasa, dua (bromin dan merkuri) berbentuk cairan (dua lagi, cesium dan gallium , meleleh pada suhu sekitar atau sedikit di atas suhu kamar), dan sisanya berbentuk padat.

Contoh unsur kimia yang di ketahui: 

1. Hidrogen (H)

Merupakan unsur yang paling ringan dan terdapat di alam, memiliki satu elektron dan satu proton di inti sehingga memiliki nomor atom 1. Hidrogen mudah terbakar dan mudah membentuk ikatan hidrogen dengan unsur lain.

2. Karbon (C)

 memiliki nomor atom 6 dan memiliki kemampuan, untuk membentuk ikatan covalen dengan atom lain. Hal ini membuatnya, membentuk rantai panjang molekul organik yang kompleks. Karbon juga memiliki kemampuan, untuk membentuk ikatan silang dengan atom lain, membuatnya membentuk struktur tridimensional yang kompleks seperti grafit dan diaman.

3. Oksigen (O) 

Oksigen memiliki nomor atom 8 dan membentuk sekitar 21% udara bumi. Oksigen memiliki dua elektron di luar inti, dan memiliki kemampuan untuk membentuk ikatan covalen dengan atom lain, sehingga membuatnya membentuk molekul O2 yang stabil. Oksigen juga memiliki kemampuan, untuk bereaksi dengan unsur lain dan emainkan peran penting dalam proses pembakaran juga oksidasi.

4. Besi (Fe) 

Besi memiliki nomor atom 26 dan di gunakan untuk produksi baja dan bahan bangunan lainnya. besi memiliki kemampuan untuk bereaksi dengan oksigen dan membentuk oksida sehingga berperan pentingdalam proses korosi dan pengawetan bahan.

5. Tembaga (Cu) 

Tembaga memiliki nomor atom 29, dan digunakan dalam produksi kabel dan peralatan listrik. Tembaga memiliki sifat biokompatibilitas, sehingga di gunakan dalam produksi medis sepert kateter dan implan.

6. Natrium (Na)

 Natrium memiliki nomor atom 11 dan di gunakan dalam produksi garam dapur. natrium mengatur keseimbangan cairan dan memastikan kontraksi otot yang normal.

7. Klorin (Cl)

 Klorin memiliki nomor atom 17, kerap di gunakan dalam produksi bahan kimia seperti natrium hipoklorit dan bahan pemutih. Klorin juga dapat mensterilisasi air dan pemurnian air serta dapat juga membunuh bakteri dan virus.

8. Kalum (K)

 Kalium memiliki nomor atom 19 dan gunakan dalam produksi pupuk dan bahan kimia lannya. Kalium membantu dalam mengatur keseimbangan cairan dan memastikan kontraksi otot yang normal.

9. Belerang (S)

 Belerang memiliki nomor atom 16, kerap kali di gunakan dalam produksi pupuk dan bahan kimia lainnya. Belerang di gunakan dalam produksi bahan abrasif dan pelapis pelindung logam.

10. Kalsium (Ca) 

Kalsium memiliki nomor atom 20, kerap kali di gunakan dalam produksi pupuk dan suplemen makanan. Kalsium membantu mempertahankan kesehalan tulang dan gigi.

11. Nitrogen (N) 

Nitrogen memiliki nomor atom 7, dan digunakan dalam produksi bahan kimia dan pupuk. Nitrogen memiliki peranan penting dalam proses fotosintesis dan membantu dalam menjaga keseimbangan nitrogen dalam ekosistem.

12. Alumunium (Al) 

Alumunium memiliki nomor atom 13, di gunakan dalam produksi komponen kendaraan, bangunan, dan peralatan rumah tangga. Alumunium memiliki sifat ringan dan kuat, sehingga di gunakan dalam aplikasi yang membutuhkan bahan ringan dan kuat.

13. Kapor (K) 

Kapor memiliki nomor atom 19dan di gunakan dalam produksi pupuk, bahan kimia, dan suplemen makanan. Kapor membantu dalammenjaga kesehatan jantung, otot, dan sistem saraf.

14. Nikel (Ni) 

Nikel memiliki nomor atom 28 dan di gunakan dalam produksi bahan logam, peralatan konsumsi, dan moneter. Nikel memiliki sifat tahan karat dan memiliki kemampuan untuk membawa arus listrik.

Komentar

Postingan Populer